Raditya_όνειρο
Minat Kinanti pada capung makin memuncak ketika ia mengenal Daren White dari University of Guelph, Ontario, Kanada. Cinta mulai tumbuh antara Kinanti dan Daren lewat e-mail. Apalagi ketika Daren berjanji akan membawakan capung keseratus untuk koleksi Kinanti.Yang dijanjikan Daren adalah seekor capung raksasa dengan panjang sayap 18 cm, berasal dari Amerika Selatan.
Sementara itu, Grey Genoveve—teman sekelas Kinanti—juga menyukainya. Sayang, perhatian Grey tidak mendapat tempat istimewa di hati Kinanti. Untuk siapakah cinta Kinanti sesungguhnya? Untuk Daren, Grey, atau capung-capungnya?
Selain cerdik memilih angie cerita, Ary fasih memaparkan fakta detail seputar spesies dan subspesies capung. It’s a wonderful story from a small thing! You’ve got to read it and get fly!
B. DOWNLOAD Novel The 100th Dragonfly
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami The 100th Dragonfly di sini.
Raditya_όνειρο
Selamat Tinggal … SMP! Ada apa di SMA, ya? MOS? Gencetan senior? Guru killer? Hiiiy … syerem! Eits, tapi tenang aja! Soalnya, di buku ini kamu bakal nemuin tips & tricks mengatasi masa-masa kritis saat awal masuk SMA, lho.
Buku yang wajib banget kamu baca ini berisi, antara lain:
Menikmati indahnya MOS;
Menghindari gencetan senior;
Nyari sobat baru yang asyik;
Sohiban sama guru killer;
Menyesuaikan diri di kota kecil dan besar;
Cara praktis milih ekskul;
Jadi anak kos yang gue banget;
Serta seabreg panduan penting buat kamu ketahui, dan bisa
dipakai untuk nolong sohib kamu.
Selain penting dibaca oleh kamu. Buku ini juga wajib bin kudu dibaca guru n ortu kamu! Lantaran, cuma buku ini yang komplet membahas dunia awal SMA!
B. DOWNLOAD Novel Gue Anak SMA
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Gue Anak SMA di sini.
Raditya_όνειρο
Sebuah novel ringan yang menyenangkan untuk dibaca menemani waktu senggang. Novel ini bercerita tentang Kimmy, si tokoh utama, yang ga sengaja ketemu dengan Niko di supermaket ketika berbelanja buah Sunkist, buah kesukaan Kimmy.
Kimmy yang langsung jatuh cinta saat melihat Niko untuk pertama kalinya membawa para pembaca kembali bernostalgia merasakan indahnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Perasaan Kimmy yang dituangkan dalam diarinya mewarnai akhir tiap bagian yang memberikan penjelasan kepada pembaca bagaimana perasaan gadis berumur 20an ini.
Cerita mengalir dengan sederhana dan manis walaupun terkesan sedikit klise, tapi bukankah memang semua cerita cinta itu klise? Sisi manis cinta ditunjukkan dengan ringan dan renyah, lengkap dengan sedikit bumbu kegelisahan Kimmy ketika pacar lama Niko kembali dari luar negeri. Membaca novel ini jadi teringat akan cerita drama Korea yang sering mengaduk-aduk perasaan penontonnya.
Ritme yang fluktuatif dapat dirasakan dari pertama kali Kimmy merasakan cintanya pada Niko, lalu perkenalan mereka, dan persahabatan mereka, hingga pengorbanan-pengorbanan Kimmy karena cintanya kepada Niko yang tidak disadari oleh Niko bisa membawa perasaan pembaca naik turun dengan penuh harapan bahwa cerita cinta ini akan berakhir bahagia.
Klimaksnya ditutup ketika Kimmy memutuskan untuk pergi ke Cina untuk sekolah Bahasa Mandarin di sana, tentunya alasan yang paling kuat mendorong Kimmy ke sana adalah untuk melupakan Niko. Namun apakah ceritanya berakhir disitu? akankah Kimmy memetik manisnya cinta atau justru menelan pahit dan melanjutkan hidupnya dengan menemukan cinta yang lain? ;-)
Ide ceritanya sederhana, tentang cinta. Klise namun manis, siapa yang tidak menyukai cerita tentang cinta? Mereka yang pernah, sedang, atau justru belum pernah merasakan cinta akan terhibur oleh novel yang menyisipkan pelajaran Bahasa Mandarin di dalam setiap bagian ceritanya ini. Overall, novel ini tidak terlalu mengecewakan kok.
B. DOWNLOAD Novel Love In Sunkist
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Love In Sunkist di sini.
Kimmy yang langsung jatuh cinta saat melihat Niko untuk pertama kalinya membawa para pembaca kembali bernostalgia merasakan indahnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Perasaan Kimmy yang dituangkan dalam diarinya mewarnai akhir tiap bagian yang memberikan penjelasan kepada pembaca bagaimana perasaan gadis berumur 20an ini.
Cerita mengalir dengan sederhana dan manis walaupun terkesan sedikit klise, tapi bukankah memang semua cerita cinta itu klise? Sisi manis cinta ditunjukkan dengan ringan dan renyah, lengkap dengan sedikit bumbu kegelisahan Kimmy ketika pacar lama Niko kembali dari luar negeri. Membaca novel ini jadi teringat akan cerita drama Korea yang sering mengaduk-aduk perasaan penontonnya.
Ritme yang fluktuatif dapat dirasakan dari pertama kali Kimmy merasakan cintanya pada Niko, lalu perkenalan mereka, dan persahabatan mereka, hingga pengorbanan-pengorbanan Kimmy karena cintanya kepada Niko yang tidak disadari oleh Niko bisa membawa perasaan pembaca naik turun dengan penuh harapan bahwa cerita cinta ini akan berakhir bahagia.
Klimaksnya ditutup ketika Kimmy memutuskan untuk pergi ke Cina untuk sekolah Bahasa Mandarin di sana, tentunya alasan yang paling kuat mendorong Kimmy ke sana adalah untuk melupakan Niko. Namun apakah ceritanya berakhir disitu? akankah Kimmy memetik manisnya cinta atau justru menelan pahit dan melanjutkan hidupnya dengan menemukan cinta yang lain? ;-)
Ide ceritanya sederhana, tentang cinta. Klise namun manis, siapa yang tidak menyukai cerita tentang cinta? Mereka yang pernah, sedang, atau justru belum pernah merasakan cinta akan terhibur oleh novel yang menyisipkan pelajaran Bahasa Mandarin di dalam setiap bagian ceritanya ini. Overall, novel ini tidak terlalu mengecewakan kok.
B. DOWNLOAD Novel Love In Sunkist
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Love In Sunkist di sini.
Raditya_όνειρο
Nasib Tira nggak seberuntung kebanyakan cewek. Boro-boro mikir punya gebetan, sekolah pun harus dia tinggalkan. Maka Tira pun harus pasrah menerima nasib menjadi pembantu di keluarga Pak Sasongko. Namun kecantikan dan kesederhanaannya, membuat hati Gun kepincut. Tira sendiri, diam-diam juga menaruh cinta pada putera sang majikannya itu. Gawat, kan?! Mungkinkah nasib Tira seberuntung Cinderella yang lantas dipersunting pangeran tajir dan keren? Gimana pula nasib gaun dan sepatu hak tinggi pemberian Gun? Kamu boleh aja nebak-nebak akhir ceritanya. Tapi, biar nggak meleset mendingan baca aja langsung ceritanya. Di buku ini, masih ada belasan cerita keren lainnya dari penulis yang suka banget bikin pembacanya nyengir sendirian.
B. DOWNLOAD Novel Cinderella Jakarta
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Cinderella Jakarta di sini.
Raditya_όνειρο
Novel ini menceritakan kehidupan Jaka Suganda, seorang mahasiswa Indonesia di universitas Al Azhar yang merupakan tokoh utama dalam cerita ini. Dia adalah sosok yang dinamis, cerdas, dan menjadi aktivis di sekolahnya. Ia bertekad meneruskan belajarnya di universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, meski keadaan ekonominya tidak memungkinkan. Ia mendapatkan beasiswa dari Departemen Agama sehingga dapat melanjutkan studinya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Selain itu biaya studinya juga dibantu oleh salah satu orang kaya dikampungnya, daerah Cipakat, Sukarema, Cipasung (sebuah desa di Tasikmalaya) yang bernama Haji Ismail.
Bantuan ini tidak lepas atas jasa anaknya yang bernama Fatimah, anak Haji Ismail sekaligus adik kelas Jaka ketika masih bersekolah di Madrasah Aliyah. Fatimah tahu Jaka ingin melanjutkan studinya di Kairo, niat Jaka ini disampaikan kepada ayahnya sehingga Haji Ismail mau membantu biaya kuliah Jaka. Selanjutnya, rasa simpati itu berubah menjadi rasa cinta.
Saat-saat sebelum keberangkatannya ke Mesir, Haji Ismail sempat dibuat berdecak kagum saat menyaksikan kecerdasan Jaka, terutama dalam hal sejarah lokal, seperti tentang tanah Galunggung, sebuah daerah di wilayah yang mereka huni. Selain itu pandangan-pandangan Jaka turut juga membawa simpati Haji Ismail, sebab Jaka dinilai sangat dewasa, meski ia baru lulus MAN. Hal ini membuat Haji Ismail tambah yakin dengan keinginannya untuk membantu membiayai kuliah Jaka di Mesir sampai selesai, dengan harapan kelak di daerahnya ada orang alim yang bisa mengajarkan ilmu agamanya.
Ketika Jaka sudah melanjutkan studi di Al-Azhar, Kairo, Mesir, ia berkenalan dengan seorang gadis berdarah Palestina bernama Amira yang juga sedang studi di Kairo. Awal cerita perkenalan inipun lantaran ada pertandingan bola basket antar wafidin (mahasiswa asing di Mesir), yakni antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa Palestina. Perkenalan antara Amira dan Jaka disebabkan Muhammad Iyad, yang sering menceritakan keahlian Jaka dalam bermain bola basket, termasuk juga cerita kepribadiannya yang santun, dan wawasannya yang cukup luas.
Jaka bersimpati pada Amira karena seluruh keluarganya mati syahid dibunuh tentara Zionis Israel. Pertemanan Jaka dengan Amira pun berlanjut dengan cerita Asmara. Hal ini tak mengherankan sebab antar keduanya sama-sama mempunyai kelebihan, baik dalam hal fisik maupun yang lainnya. Sejak itulah Jaka kurang memperhatikan Fatimah, anak Haji Ismail, orang yang telah berjasa kepadanya.
Inti cerita di novel ini adalah konflik antara Israel dan Palestina yang diceritakan secara jelas. Konflik bernuansa agama ini sudah berlangsung sejak 1948 dan sampai sekarang belum juga menemukan jalan damai. Penyebabnya apa lagi kalau bukan Zionis Israel yang memang tidak ingin dan tidak akan pernah berdamai dengan kaum muslimin. Mereka sebagai bangsa pendatang melakukan migrasi besar-besaran diawal tahun 1930-an dan ingin mengusir penduduk muslim Palestina dari tanah airnya sendiri. Zionis Israel membunuh siapapun tidak peduli anak-anak, wanita atau orang tua.
Dalam setting lokalnya, di Cipakat, terjadilah babak kisah perjodohan antara Haji Ismail dengan Sukarta, orang tua Jaka. Keduanya setuju. Sebab Haji Ismail diam-diam ternyata berharap pada Jaka menjadi menantunya. Ia ingin mewujudkan cita- citanya mendirikan Pesantren di Cipakat. Maklum Haji Ismail adalah orang yang kaya raya, maka untuk membangun Pesantren tak begitu masalah.
Dalam babak perjodohan ini, Hajjah Ibu Murtamah, istri Haji Ismail, sempat tidak setuju dengan drama perjodohan Fatimah-Jaka, sebab ia sudah menganggap Jaka selama ini adalah anaknya sendiri. Karenanya tak mungkin menikahkan anak dengan anak. Sebelum akhirnya perasaan bersalah Ibu Murtamah itu mampu ditepis oleh Haji Ismail. Hingga bulat tekadlah mereka menjodohkan Fatimah-Jaka. Keluarga ini terlebih dulu mencarikan alternatif calon (yang hendak disandingkan dengan putrinya), kepada Kiyai Ghofur, Pengasuh Pesantren di daerahnya. Calon demi calon didatangkan, akan tetapi belum menemukan kecocokan, hingga akhirnya tercetus satu rencana lain, yakni rencana keluarga Haji Ismail yang ingin naik haji, termasuk juga Fatimah, serta akad nikah yang akan dilakukan di Mekah, saat mereka berhaji itu. Seperti gayung bersambut, Jaka sendiri kebetulan mendapatkan Temus (Tenaga Musim Haji) dari KBRI.
Jaka gamang karena datangnya berita dari Indonesia bahwa kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Fatimah. Namun, Jaka tak sanggup meninggalkan Amira yang dirundung duka seorang diri. Keluarga angkat Amira, termasuk Mido, meninggal saat sedang berlibur. Tempat mereka menginap dijatuhi bom oleh tentara Israel, 200 orang meninggal, termasuk keluarga angkat Amira yaitu Satu keluarga Babah Miqdad, orang tua Muhammad Iyad, Paman Amira yang selama ini ia jadikan sebagai tempat bersandar, pengganti orang tuanya, semua meninggal dunia, termasuk Muhamamd Iyad.
Di satu sisi, karena Fatimahlah, Jaka bisa bersekolah di universitas Al-Azhar. Kalau bukan karena Fatimah yang menceritakan mengenai prestasinya, tentulah Haji Ismail, yang juga merupakan ayah kandung Fatimah, tidak akan menyekolahkannya ke Mesir. Namun, Jaka pun tak bisa mengelak dari benih – benih cinta yang tumbuh antara Ia dan Amira. Amira, yang merupakan gadis berdarah Palestina, merupakan anak angkat di keluarga Khalid, yang masih merupakan kakak dari ayahnya. Sementara kedua orang tua dan kakak kandungnya, masih menetap di daerah yang kini diduduki Israel.
Di tengah kegalauannya antara menerima Fatimah atau menerima ajakan Amira kembali ke Palestina, Jaka akhirnya mengambil sebuah keputusan yang sangat berat dan berarti bagi hidupnya. Selanjutnya Jaka akhirnya membatalkan temusnya (juga perjodohannya dengan Fatimah), dan lebih memilih bersama Amira pergi ke Palestina.
B. KEPENGARANGAN
Geidurrahman Elmishry adalah nama pena dari Aguk Irawan MN, Lc. Lahir di lamongan 1 April 1979. Sekolah di MA Negeri Babat sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Darul Ulum, Langitan, Widang, Tuban. Selama di MAN, ia belajar teater dan menulis puisi pada guru bahasa Indonesia, yaitu seorang penyair yang cukup terkenal di Lamongan; Pringgo. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Al-Azhar University Cairo, jurusan Filsafat, dengan beasiswa Majelis A’la Al-Islamiyah.
Selama di Kairo, ia banyak menulis karya sastra di pelbagai lembaran pers Mahasiswa, terutama di Buletin Kinanah, dan berproses kreatif teater di sanggar yang turut ia dirikan, Kinanah. Sanggar ini, atas dukungan Gus Mus kemudian menerbitkan jurnal Kinanah di Indonesia, bekerjasama dengan LKiS Yogyakarta, dan ia dipercaya sebagai pemimpin redaksi. Ia juga menjadi aktivis di banyak organisasi, seperti PCINU-Mesir, KSW, dan pernah menjabat sebagai ketua umum senat Fakultas Ushuluddin Univ. Al-Azhar Mesir (PPMI 2001), sebelum akhirnya, ia sering dipercaya sebagai juri dalam berbagai apresiasi seni Mahasiswa, terlebih dahulu ia kerap memenangkan lomba karya tulis tingkat mahasiswa di Kairo, baik yang diadakan KBRI atau pers semisal Terobosan.
Di tingkat nasional, dia telah dipercaya sebagai Dewan Juri bertaraf Nasional, diantaranya sebagai salah seorang Dewan Juri tahap I, Khatulistiwa Award (2007), bersama Qory Izzatul Muna dan Joni Ariadinata dipercaya menjadi juri karya fiksi se-Jawa yang diadakan Ponpes Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Selain itu, berbagai forum dan festival sastra juga pernah mengundangnya untuk membacakan puisi, diantaranya bersama Sitor Situmorang “Mengintip ke Belakang, Menengok ke Depan” di Taman Ismail Marzuki Jakarta (2005), Forum Penyair Tiga Kota; Yogyakarta, Kulonprogo dan Purworejo (2008), duet dengan Joko Pinurbo di Forum Pendopo, Yogyakarta (2007), dan lain sebagainya.
Ada puluhan buku yang menghimpun tulisannya, baik itu fiksi, non fiksi, maupun terjemahan. Buku non-fiksi yang telah terbit diantaranya: Dari Lembah Sungai Nil (1998), Hadiah Seribu Menara (1999), Kado Milenium (2000), Negeri Sarang Laba-Laba (2002), Liku Luka Kau Kaku (2004), Sungai yang Memerah (2005), dan trilogi Risalah Para Penderita (2008). Sementara non fiksi, Menjadi Orang Beken (2008) bersama Isfah Abidal Aziz, menulis buku yang cukup tebal, Di Balik Fatwa Jihad (2007). Karya Drama Taufik El-Hakiem, Tahta Dzilali Syams (Di Bawah Bayangan Matahari) dan karya klasik Abu A’la El Ma’ary, Komedi Al-Illahiyah (Komedi Langit) adalah beberapa karya terjemahan sastra Arab yang dia buat.
Kini dia tergabung di lembaga Lesbumi, Yogyakarta dan dipercaya sebagai pemimpin redaksi Majalah Kalimah, juga Pengurus Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PP-LKKNU) Jakarta, bidang riset dan Pengembangan.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Sekilas isi dari novel ini tampak sederhana karena merupakan cerita tentang seseorang yang menentukan pilihan pasangan hidupnya. Hanya saja, inti cerita itu dibingkai dalam kekuatan literer yang cukup kaya mengenai sejarah konflik Palestina-Israel yang dapat dilihat hampir disetiap bab. Selain itu, sejarah lokal tanah Galunggung, kerajaan Galuh, Majapahit yang dapat dilihat di halaman 59-65 dan 228-234 (hardcover) tampaknya semakin memperkaya mutiara hikmah bagi para pembaca.
Penggambaran latar Palestina dan Kairo secara cerdas dan runtut membuat pembaca seakan-akan berada di dalamnya. Geidurrahman mampu meng-infiltrasikan sudut pandang baru dalam konflik palestina yg terbungkus rapi dalam balutan roman dan pengetahuan mendalam tentang berbagai perilaku, budaya, sistem pemerintahan, dan adat istiadat mesir yg menjadi latar penceritaan.
Sayangnya, ada sedikit gangguan saat membaca, terkait dengan masalah catatan kaki. Pembaca terpaksa membolak-balik buku, untuk mengetahui arti dan maksud kata dan tempat yang tidak diketahui pembaca. Alangkah baiknya, jika keterangan tersebut diletakkan saja di bawah halaman bersangkutan, sehingga membaca pun jadi enak.
D. KESIMPULAN
Novel karya Geidurrahman Elmishry ini telah berhasil menyuguhkan kisah asmara yang romantis, dinamis, hangat dan penuh dengan tanggung jawab dengan tetap berlatar Arab-Mesir. Novel ini juga menceritakan sejarah lokal Indonesia serta memaparkan sejarah agama samawi dan pertikaian Palestina-Israel secara runtut yang sampai sekarang belum mencapai titik temu. Isinya mengandung nilai-nilai kehidupan yang dikemas dalam penyampaian yang sederhana dan mudah diterima pesannya oleh pembaca sehingga dapat membangkitkan motivasi untuk menjadi lebih baik.
Akhirnya, novel ini pantas dibaca karena memiliki nilai-nilai kehidupan dan mengandung cerita non-fiksi yang dapat menjadi literatur dalam memahami kebudayaan dan permasalahan yang ada di Mesir dan negara-negara sekitarnya.
E. IDENTITAS BUKU
Judul buku : Bait-Bait Cinta
Pengarang : Geidurrahman Elmishry
Penerbit : Grafino Khazanah Ilmu
Kota : Jakarta
Tahun Terbit : 2008
Urutan Cetakan : Cetakan I, April 2008
Dimensi Buku (L x P) : 13 x 20 cm
Jumlah Halaman : 350 hlm.
Harga buku :Rp. 53.000 (Kalau disini... GRATIS :D)
F. Download Novel Bait-Bait Cinta
Download Novel Bait-bait Cinta disini.
Bantuan ini tidak lepas atas jasa anaknya yang bernama Fatimah, anak Haji Ismail sekaligus adik kelas Jaka ketika masih bersekolah di Madrasah Aliyah. Fatimah tahu Jaka ingin melanjutkan studinya di Kairo, niat Jaka ini disampaikan kepada ayahnya sehingga Haji Ismail mau membantu biaya kuliah Jaka. Selanjutnya, rasa simpati itu berubah menjadi rasa cinta.
Saat-saat sebelum keberangkatannya ke Mesir, Haji Ismail sempat dibuat berdecak kagum saat menyaksikan kecerdasan Jaka, terutama dalam hal sejarah lokal, seperti tentang tanah Galunggung, sebuah daerah di wilayah yang mereka huni. Selain itu pandangan-pandangan Jaka turut juga membawa simpati Haji Ismail, sebab Jaka dinilai sangat dewasa, meski ia baru lulus MAN. Hal ini membuat Haji Ismail tambah yakin dengan keinginannya untuk membantu membiayai kuliah Jaka di Mesir sampai selesai, dengan harapan kelak di daerahnya ada orang alim yang bisa mengajarkan ilmu agamanya.
Ketika Jaka sudah melanjutkan studi di Al-Azhar, Kairo, Mesir, ia berkenalan dengan seorang gadis berdarah Palestina bernama Amira yang juga sedang studi di Kairo. Awal cerita perkenalan inipun lantaran ada pertandingan bola basket antar wafidin (mahasiswa asing di Mesir), yakni antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa Palestina. Perkenalan antara Amira dan Jaka disebabkan Muhammad Iyad, yang sering menceritakan keahlian Jaka dalam bermain bola basket, termasuk juga cerita kepribadiannya yang santun, dan wawasannya yang cukup luas.
Jaka bersimpati pada Amira karena seluruh keluarganya mati syahid dibunuh tentara Zionis Israel. Pertemanan Jaka dengan Amira pun berlanjut dengan cerita Asmara. Hal ini tak mengherankan sebab antar keduanya sama-sama mempunyai kelebihan, baik dalam hal fisik maupun yang lainnya. Sejak itulah Jaka kurang memperhatikan Fatimah, anak Haji Ismail, orang yang telah berjasa kepadanya.
Inti cerita di novel ini adalah konflik antara Israel dan Palestina yang diceritakan secara jelas. Konflik bernuansa agama ini sudah berlangsung sejak 1948 dan sampai sekarang belum juga menemukan jalan damai. Penyebabnya apa lagi kalau bukan Zionis Israel yang memang tidak ingin dan tidak akan pernah berdamai dengan kaum muslimin. Mereka sebagai bangsa pendatang melakukan migrasi besar-besaran diawal tahun 1930-an dan ingin mengusir penduduk muslim Palestina dari tanah airnya sendiri. Zionis Israel membunuh siapapun tidak peduli anak-anak, wanita atau orang tua.
Dalam setting lokalnya, di Cipakat, terjadilah babak kisah perjodohan antara Haji Ismail dengan Sukarta, orang tua Jaka. Keduanya setuju. Sebab Haji Ismail diam-diam ternyata berharap pada Jaka menjadi menantunya. Ia ingin mewujudkan cita- citanya mendirikan Pesantren di Cipakat. Maklum Haji Ismail adalah orang yang kaya raya, maka untuk membangun Pesantren tak begitu masalah.
Dalam babak perjodohan ini, Hajjah Ibu Murtamah, istri Haji Ismail, sempat tidak setuju dengan drama perjodohan Fatimah-Jaka, sebab ia sudah menganggap Jaka selama ini adalah anaknya sendiri. Karenanya tak mungkin menikahkan anak dengan anak. Sebelum akhirnya perasaan bersalah Ibu Murtamah itu mampu ditepis oleh Haji Ismail. Hingga bulat tekadlah mereka menjodohkan Fatimah-Jaka. Keluarga ini terlebih dulu mencarikan alternatif calon (yang hendak disandingkan dengan putrinya), kepada Kiyai Ghofur, Pengasuh Pesantren di daerahnya. Calon demi calon didatangkan, akan tetapi belum menemukan kecocokan, hingga akhirnya tercetus satu rencana lain, yakni rencana keluarga Haji Ismail yang ingin naik haji, termasuk juga Fatimah, serta akad nikah yang akan dilakukan di Mekah, saat mereka berhaji itu. Seperti gayung bersambut, Jaka sendiri kebetulan mendapatkan Temus (Tenaga Musim Haji) dari KBRI.
Jaka gamang karena datangnya berita dari Indonesia bahwa kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Fatimah. Namun, Jaka tak sanggup meninggalkan Amira yang dirundung duka seorang diri. Keluarga angkat Amira, termasuk Mido, meninggal saat sedang berlibur. Tempat mereka menginap dijatuhi bom oleh tentara Israel, 200 orang meninggal, termasuk keluarga angkat Amira yaitu Satu keluarga Babah Miqdad, orang tua Muhammad Iyad, Paman Amira yang selama ini ia jadikan sebagai tempat bersandar, pengganti orang tuanya, semua meninggal dunia, termasuk Muhamamd Iyad.
Di satu sisi, karena Fatimahlah, Jaka bisa bersekolah di universitas Al-Azhar. Kalau bukan karena Fatimah yang menceritakan mengenai prestasinya, tentulah Haji Ismail, yang juga merupakan ayah kandung Fatimah, tidak akan menyekolahkannya ke Mesir. Namun, Jaka pun tak bisa mengelak dari benih – benih cinta yang tumbuh antara Ia dan Amira. Amira, yang merupakan gadis berdarah Palestina, merupakan anak angkat di keluarga Khalid, yang masih merupakan kakak dari ayahnya. Sementara kedua orang tua dan kakak kandungnya, masih menetap di daerah yang kini diduduki Israel.
Di tengah kegalauannya antara menerima Fatimah atau menerima ajakan Amira kembali ke Palestina, Jaka akhirnya mengambil sebuah keputusan yang sangat berat dan berarti bagi hidupnya. Selanjutnya Jaka akhirnya membatalkan temusnya (juga perjodohannya dengan Fatimah), dan lebih memilih bersama Amira pergi ke Palestina.
B. KEPENGARANGAN
Geidurrahman Elmishry adalah nama pena dari Aguk Irawan MN, Lc. Lahir di lamongan 1 April 1979. Sekolah di MA Negeri Babat sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Darul Ulum, Langitan, Widang, Tuban. Selama di MAN, ia belajar teater dan menulis puisi pada guru bahasa Indonesia, yaitu seorang penyair yang cukup terkenal di Lamongan; Pringgo. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Al-Azhar University Cairo, jurusan Filsafat, dengan beasiswa Majelis A’la Al-Islamiyah.
Selama di Kairo, ia banyak menulis karya sastra di pelbagai lembaran pers Mahasiswa, terutama di Buletin Kinanah, dan berproses kreatif teater di sanggar yang turut ia dirikan, Kinanah. Sanggar ini, atas dukungan Gus Mus kemudian menerbitkan jurnal Kinanah di Indonesia, bekerjasama dengan LKiS Yogyakarta, dan ia dipercaya sebagai pemimpin redaksi. Ia juga menjadi aktivis di banyak organisasi, seperti PCINU-Mesir, KSW, dan pernah menjabat sebagai ketua umum senat Fakultas Ushuluddin Univ. Al-Azhar Mesir (PPMI 2001), sebelum akhirnya, ia sering dipercaya sebagai juri dalam berbagai apresiasi seni Mahasiswa, terlebih dahulu ia kerap memenangkan lomba karya tulis tingkat mahasiswa di Kairo, baik yang diadakan KBRI atau pers semisal Terobosan.
Di tingkat nasional, dia telah dipercaya sebagai Dewan Juri bertaraf Nasional, diantaranya sebagai salah seorang Dewan Juri tahap I, Khatulistiwa Award (2007), bersama Qory Izzatul Muna dan Joni Ariadinata dipercaya menjadi juri karya fiksi se-Jawa yang diadakan Ponpes Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Selain itu, berbagai forum dan festival sastra juga pernah mengundangnya untuk membacakan puisi, diantaranya bersama Sitor Situmorang “Mengintip ke Belakang, Menengok ke Depan” di Taman Ismail Marzuki Jakarta (2005), Forum Penyair Tiga Kota; Yogyakarta, Kulonprogo dan Purworejo (2008), duet dengan Joko Pinurbo di Forum Pendopo, Yogyakarta (2007), dan lain sebagainya.
Ada puluhan buku yang menghimpun tulisannya, baik itu fiksi, non fiksi, maupun terjemahan. Buku non-fiksi yang telah terbit diantaranya: Dari Lembah Sungai Nil (1998), Hadiah Seribu Menara (1999), Kado Milenium (2000), Negeri Sarang Laba-Laba (2002), Liku Luka Kau Kaku (2004), Sungai yang Memerah (2005), dan trilogi Risalah Para Penderita (2008). Sementara non fiksi, Menjadi Orang Beken (2008) bersama Isfah Abidal Aziz, menulis buku yang cukup tebal, Di Balik Fatwa Jihad (2007). Karya Drama Taufik El-Hakiem, Tahta Dzilali Syams (Di Bawah Bayangan Matahari) dan karya klasik Abu A’la El Ma’ary, Komedi Al-Illahiyah (Komedi Langit) adalah beberapa karya terjemahan sastra Arab yang dia buat.
Kini dia tergabung di lembaga Lesbumi, Yogyakarta dan dipercaya sebagai pemimpin redaksi Majalah Kalimah, juga Pengurus Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PP-LKKNU) Jakarta, bidang riset dan Pengembangan.
C. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Sekilas isi dari novel ini tampak sederhana karena merupakan cerita tentang seseorang yang menentukan pilihan pasangan hidupnya. Hanya saja, inti cerita itu dibingkai dalam kekuatan literer yang cukup kaya mengenai sejarah konflik Palestina-Israel yang dapat dilihat hampir disetiap bab. Selain itu, sejarah lokal tanah Galunggung, kerajaan Galuh, Majapahit yang dapat dilihat di halaman 59-65 dan 228-234 (hardcover) tampaknya semakin memperkaya mutiara hikmah bagi para pembaca.
Penggambaran latar Palestina dan Kairo secara cerdas dan runtut membuat pembaca seakan-akan berada di dalamnya. Geidurrahman mampu meng-infiltrasikan sudut pandang baru dalam konflik palestina yg terbungkus rapi dalam balutan roman dan pengetahuan mendalam tentang berbagai perilaku, budaya, sistem pemerintahan, dan adat istiadat mesir yg menjadi latar penceritaan.
Sayangnya, ada sedikit gangguan saat membaca, terkait dengan masalah catatan kaki. Pembaca terpaksa membolak-balik buku, untuk mengetahui arti dan maksud kata dan tempat yang tidak diketahui pembaca. Alangkah baiknya, jika keterangan tersebut diletakkan saja di bawah halaman bersangkutan, sehingga membaca pun jadi enak.
D. KESIMPULAN
Novel karya Geidurrahman Elmishry ini telah berhasil menyuguhkan kisah asmara yang romantis, dinamis, hangat dan penuh dengan tanggung jawab dengan tetap berlatar Arab-Mesir. Novel ini juga menceritakan sejarah lokal Indonesia serta memaparkan sejarah agama samawi dan pertikaian Palestina-Israel secara runtut yang sampai sekarang belum mencapai titik temu. Isinya mengandung nilai-nilai kehidupan yang dikemas dalam penyampaian yang sederhana dan mudah diterima pesannya oleh pembaca sehingga dapat membangkitkan motivasi untuk menjadi lebih baik.
Akhirnya, novel ini pantas dibaca karena memiliki nilai-nilai kehidupan dan mengandung cerita non-fiksi yang dapat menjadi literatur dalam memahami kebudayaan dan permasalahan yang ada di Mesir dan negara-negara sekitarnya.
E. IDENTITAS BUKU
Judul buku : Bait-Bait Cinta
Pengarang : Geidurrahman Elmishry
Penerbit : Grafino Khazanah Ilmu
Kota : Jakarta
Tahun Terbit : 2008
Urutan Cetakan : Cetakan I, April 2008
Dimensi Buku (L x P) : 13 x 20 cm
Jumlah Halaman : 350 hlm.
Harga buku :Rp. 53.000 (Kalau disini... GRATIS :D)
F. Download Novel Bait-Bait Cinta
Download Novel Bait-bait Cinta disini.
Raditya_όνειρο
"PULANGLAH. Sakit kakak kalian semakin parah. Dokter bilang mungkin minggu depan, mungkin besok pagi, boleh jadi pula nanti malam. Benar-benar tidak ada waktu lagi. Anak anakku, sebelum semuanya terlambat, pulanglah...."
Wajah keriput nan tua itu menghela nafas.
Sekali. Dua kali. Lebih panjang. Lebih berat. Membaca pesan itu entah untuk berapa kali lagi. Pelan menyeka pipinya yang berlinang, juga lembut menyeka dahi putri sulungnya, wanita berwajah pucat yang terbaring lemah di hadapannya. Mengangguk. Berbisik lembut: "Ijinkan, Mamak mengirimkannya, Lais.... Mamak mohon...."
Pagi indah datang di lembah itu.
Cahaya matahari mengambang di antara kabut.
Embun menggelayut di dedaunan strawberry. Buahnya yang beranjak ranum nan memerah. Hamparan perkebunan strawberry terlihat indah terbungkus selimut putih sejauh mata memandang.
Satu bilur air mata akhirnya ikut menetes dari wanita berwajah redup yang terbaring tak berdaya di atas tempat tidur. Mereka berdua bersitatap satu sama lain, lamat-lamat. Lima belas detik senyap. Hanya desau angin lembah menelisik daun jendela. Ya Allah, sungguh sejak kecil ia menyimpan semuanya sendirian. Sungguh. Demi adik-adiknya. Demi kehidupan mereka yang lebih baik. Ia rela melakukannya. Tapi, sepertinya semua sudah usai. Waktunya sudah selesai. Tidak lama lagi.
B. DOWNLOAD NOVEL Bidadari-bidadari Surga
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Bidadari-bidadari Surga disini
.
Wajah keriput nan tua itu menghela nafas.
Sekali. Dua kali. Lebih panjang. Lebih berat. Membaca pesan itu entah untuk berapa kali lagi. Pelan menyeka pipinya yang berlinang, juga lembut menyeka dahi putri sulungnya, wanita berwajah pucat yang terbaring lemah di hadapannya. Mengangguk. Berbisik lembut: "Ijinkan, Mamak mengirimkannya, Lais.... Mamak mohon...."
Pagi indah datang di lembah itu.
Cahaya matahari mengambang di antara kabut.
Embun menggelayut di dedaunan strawberry. Buahnya yang beranjak ranum nan memerah. Hamparan perkebunan strawberry terlihat indah terbungkus selimut putih sejauh mata memandang.
Satu bilur air mata akhirnya ikut menetes dari wanita berwajah redup yang terbaring tak berdaya di atas tempat tidur. Mereka berdua bersitatap satu sama lain, lamat-lamat. Lima belas detik senyap. Hanya desau angin lembah menelisik daun jendela. Ya Allah, sungguh sejak kecil ia menyimpan semuanya sendirian. Sungguh. Demi adik-adiknya. Demi kehidupan mereka yang lebih baik. Ia rela melakukannya. Tapi, sepertinya semua sudah usai. Waktunya sudah selesai. Tidak lama lagi.
B. DOWNLOAD NOVEL Bidadari-bidadari Surga
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Bidadari-bidadari Surga disini
.
Raditya_όνειρο
Pada sebuah senja di Kota Terlarang, terukir kisah seorang selir muda yang di kemudian hari menjadi kaisar wanita terakhir di China dan tercatat dalam sejarah sebagai perempuan yang paling lama berkuasa di sana. Inilah epik menawan tentang Tzu Hsi yang cantik, dipanggil Anggrek, seorang gadis desa yang mencari kekuasaan lewat rayuan, pembunuhan, dan intrik-intrik politik.
Drama Cinta dan Kekuasaan Selir Muda Kaisar Hsien Feng
Ketika China terancam oleh musuh dari luar, tampaknya hanya dia yang mampu menyatukan negeri tersebut. Seorang perempuan yang berhasil bertahan dan akhirnya mendominasi dunia laki-laki.
B. DOWNLOAD Novel Empress Orchid
Bagaimana kisah selengkapnya? Silahkan Download Novel Islami Empress Orchid
disini
Langganan:
Postingan (Atom)




